書海Apsû
Peta Pondok Panduan
Daftar sebagai pelayar

書海 ApsûVoyage of a Thousand Books

選擇語言 · Choose your language

Peta Lautan Buku

Geser atau perbesar peta. Ketuk sebuah pulau untuk naik ke darat.

← Kembali ke peta

← Kembali ke pulau · Tasmania
Tasmanian Waratah
Finish the notes and leave a bottle to get the Tasmanian Waratah
Daftar untuk mengumpulkan bangunan ini
Super Attractor
Judul asli:Super Attractor
Penulis:Gabrielle Bernstein ⓘ
Super Attractor

0:00
    Mewujudkan keinginan bukan dengan lebih memaksa, melainkan dengan merasa baik dan menaikkan getaranmu, melepaskan rasa takut dan kontrol, bertindak selaras secara spiritual, dan memercayai waktu semesta.
    Progres membaca 80%
    ▶ Malas baca tulisan? Ini video ulasan bukunya :)
    ▶ Video ulasan buku segera hadir
    Sail to Tasmania

    Buku ini cocok untuk siapa?

    • Orang yang setiap hari bermeditasi, membuat papan visi, dan mengucapkan afirmasi tetapi merasa “tidak ada yang terwujud”
    • Mereka yang cenderung memaksakan diri dan cemas karena ingin mengendalikan segalanya
    • Orang yang tertarik pada hukum tarik-menarik, A Course in Miracles, dan gagasan spiritual lainnya
    • Siapa pun yang ingin mengangkat suasana hati lewat latihan harian seperti bersyukur dan meditasi

    Siapa penulisnya?

    • Penulis, pembicara, dan pembawa acara podcast asal Amerika yang ajarannya terutama berlandaskan A Course in Miracles, dipadukan dengan kundalini yoga dan meditasi
    • Saat muda ia tak punya uang, pekerjaan, maupun teman, dan terjerumus ke narkoba dan alkohol; berserah dalam keputusasaan pada akhir 2005 menjadi titik baliknya
    • Disebut Oprah sebagai “pemimpin pemikiran generasi baru”, ia menulis beberapa buku laris New York Times dengan hak terjemahan terjual ke lebih dari 20 negara
    • Lulus dari jurusan teater Universitas Syracuse pada 2001 dan mulai menulis serta berceramah pada 2006

    Buku lainnyaSpirit Junkie (2011);May Cause Miracles (2013);Miracles Now (2014);The Universe Has Your Back (2016);Judgment Detox (2018);Happy Days (2022)

    Struktur buku

    🔒 Arrive at Tasmania and visit the Tasmanian Waratah to unlock this

    Sail to Tasmania
    Mengapa memaksa justru menghambat manifestasi

    Banyak orang berdoa, bermeditasi, membuat papan visi, dan mengucapkan afirmasi setiap hari, tetapi tetap tak bisa mewujudkan hidup yang mereka inginkan. Penulis percaya masalahnya sering berasal dari kemelekatan berlebihan: terjebak dalam “manifestasi yang panik”, mengira makin banyak yang dilakukan, makin banyak yang didapat. Upaya berlebihan ini lahir dari rasa takut dan kontrol, dan justru menghambat manifestasi.

    Prinsip dasar buku ini

    • Tak ada pikiran yang netral: menurut A Course in Miracles, setiap pikiran memancarkan energi dan semesta menanggapinya dengan energi yang sama. Pikiran takut menarik keadaan yang serupa.
    • Kamu terlahir sebagai Super Attractor: kekuatan ini sudah ada, hanya tertutup rasa takut dan rasa terpisah; yang dibutuhkan adalah tersambung kembali, bukan lebih memaksa.
    • Ujian bukan kegagalan: kemunduran bukan berarti manifestasi gagal; itu pekerjaan rumah spiritual untuk bertumbuh dan berubah.

    Buku ini disusun menjadi 11 prinsip spiritual yang diikuti langkah demi langkah, dengan alat seperti metode 3 langkah “Memilih Lagi”, melepas 7 penghalang, dan meditasi untuk mengusir kabut.

    Merasa baik adalah kekuatan supermu

    Masyarakat mengajari kita bahwa kebahagiaan adalah “hadiah setelah kerja keras”; penulis berkata itu keliru: kamu layak merasa baik tanpa alasan dan syarat. Menjadikan kebahagiaan prioritas adalah titik awal manifestasi.

    Metode 3 langkah “Memilih Lagi”

    Saat merasa tidak baik, gunakan tiga langkah ini untuk segera menyelaraskan diri kembali:

    1. Sadari: tanyakan pada diri, “Bagaimana perasaanku sekarang?” Lihat bahwa kamu khawatir, takut, atau stres.
    2. Maafkan: jangan menyalahkan diri; sebaliknya, berterima kasihlah pada pikiran negatif itu karena menunjukkan apa yang paling penting bagimu.
    3. Pilih lagi: mintalah semesta menuntunmu ke pikiran yang lebih gembira, dan arahkan energimu ke solusi alih-alih terus memikirkan masalah.

    Contoh dari penulis: saat bukunya Judgment Detox terbit, ia kewalahan, pikirannya terus mengulang “kalau bukan aku, tak ada yang mengerjakannya”. Ia makin banyak memikul dan makin jarang meminta bantuan, dalam spiral menurun—pikiran itu sendiri menciptakan kenyataan yang ia takutkan.

    Ingat dulu, baru rasakan

    • Kenang pengalaman yang memberimu sebuah emosi (gembira, tenang, yakin)
    • Nyatakan emosi yang kamu inginkan dan tuliskan sebagai afirmasi yang sesuai
    • Saat pikiran negatif muncul, tulis atau ucapkan afirmasi itu; perkuat dengan meditasi dan menulis
    Menaikkan getaran: skala panduan emosi dan rasa syukur

    Emosi punya frekuensi tinggi dan rendah: takut, sedih, putus asa, cemburu, marah, dan malu ada di bawah; gembira, syukur, bebas, cinta, dan gairah ada di atas.

    Skala panduan emosi

    Penulis mengutip skala Abraham-Hicks yang mengurutkan emosi dari terendah ke tertinggi dalam 22 tingkat. Melompat langsung dari takut ke gembira itu sulit, tetapi naik satu anak tangga mungkin, misalnya:

    Takut → Khawatir → Kecewa → Harapan → Optimisme → Gembira

    Caranya: temukan dengan jujur kamu di anak tangga mana, lalu gunakan pikiran, kegiatan, atau percakapan untuk naik selangkah kecil demi selangkah kecil.

    Rasa syukur mempercepat getaran

    • Rasa syukur punya frekuensi sangat tinggi dan memindahkan perhatian dari kekurangan ke kelimpahan.
    • Jangan hanya bersyukur untuk hal baik; carilah berkah tersembunyi dalam ujian, beralih dari pedihnya kemunduran ke pelajaran yang didapat.
    • Menghargai diri sendiri dan saling menghargai menaikkan energi semua orang.
    • Tulis setiap hari setidaknya tiga hal yang kamu syukuri; saat sesuatu terwujud, rayakan sungguh-sungguh alih-alih buru-buru mengejar tujuan berikutnya.
    Menyingkirkan penghalang manifestasi

    Penulis mengajak pembaca melewati 7 penghalang—jebakan psikologis di mana rasa takut menghambat kekuatan mewujudkan, seperti keyakinan membatasi soal kekurangan, takut ditolak, membandingkan dan iri, serta takut bahwa “hal baik tak bertahan lama”.

    Iri hati dan pola pikir kekurangan

    Iri hati lahir dari rasa takut bahwa “tidak cukup untuk semua orang”. Di kelas-kelasnya, penulis sering bertemu siswa cemerlang dari berbagai bidang yang bertanya, “Siapa aku sampai berani melakukan ini?” Di balik pertanyaan itu ada rasa takut.

    • Pola pikir takut: sumber daya terbatas, aku harus bersaing, keberhasilan orang lain berarti bagianku berkurang
    • Pola pikir kelimpahan: sumber daya semesta tak terbatas; keberhasilan orang lain tidak membatasiku—justru membuktikan bahwa itu mungkin

    Tiga cara beralih dari kekurangan ke kelimpahan

    1. Lindungi keinginanmu: jaga jarak dari pengaruh negatif dan kurangi berita serta media sosial yang memicu cemas.
    2. Pupuk kemurahan hati: fokus membantu orang lain alih-alih selalu ingin mendapat.
    3. Ikut bahagia dengan tulus untuk orang lain: lihat keberhasilan orang lain sebagai cermin kemungkinanmu sendiri, dan rayakan seperti milikmu.
    Mengusir kabut: tersambung kembali dengan bimbingan spiritual

    Anak-anak secara alami merasakan dunia di luar materi, tetapi saat dewasa kita membangun tembok antara yang material dan spiritual. A Course in Miracles menyebut keyakinan bahwa kita terpisah dari semesta sebagai “gagasan kecil yang gila”; rasa terpisah ini memupuk rasa takut, penghakiman, dan trauma, serta memutus kita dari intuisi dan bimbingan.

    • Menemukan kembali jiwa anak-anak: perhatikan kebetulan bermakna, tanda, dan momen anugerah, dan rasakan keterhubungan dengan segalanya lewat meditasi.
    • Meditasi mengusir kabut: aktifkan penglihatan batin akan cahaya dan keluar dari energi negatif.
    • Memohon bimbingan spiritual: saat menghadapi perpisahan, kehilangan orang tercinta, atau kesulitan keuangan maupun karier, mohonlah bimbingan dalam keheningan, meditasi, atau doa, dan secara aktif minta semesta memberi tanda tertentu; lalu perhatikan intuisi, mimpi, dan kebetulan.

    Contoh dari penulis: diundang berbicara di SuperSoul Sessions milik Oprah, ia sangat gugup menghadapi panggung besar. Alih-alih mengertakkan gigi, ia memohon dalam hati agar mendiang mentor spiritualnya, Wayne Dyer, mendampinginya; dengan melepaskan sebagian kontrol, ia membawakan ceramahnya dengan lancar.

    Melepaskan, tindakan yang terilhami, dan waktu semesta

    Mewujudkan bukan berarti menunggu pasif; melainkan bertindak selaras secara spiritual sambil melepaskan kontrol.

    Empat langkah mewujudkan

    1. Pastikan tujuanmu juga bermanfaat bagi orang lain, bukan hanya dirimu
    2. Percaya bahwa semesta mampu menyediakan
    3. Lakukan tindakan yang terilhami, selaras secara spiritual, yang terasa tanpa beban
    4. Percayai waktu semesta, bukan jadwalmu sendiri
    • Tindakan cemas: didorong kecemasan dan kebutuhan mengendalikan, kamu memaksakan keadaan
    • Tindakan selaras: mantap, bermakna, lahir dari cinta tulus pada pekerjaanmu

    Contoh dari penulis: ia sangat ingin tampil di halaman gaya New York Times edisi Minggu. Setelah sekali menyebutkannya kepada seorang wartawan kenalan, ia kembali fokus pada kelas dan ceramahnya tanpa mendesak. Beberapa bulan kemudian, koran itu meneleponnya untuk wawancara.

    Ia ingin menjadi ibu, tetapi bertahun-tahun mencoba tak membuahkan hasil. Untuk sementara ia mencoba mengendalikan hasil lewat pola makan dan pelacakan ovulasi, yang justru menambah kecemasan. Lewat doa dan meditasi, ia belajar melepaskan jadwalnya dan memercayai semesta, dan ia hamil pada 2018.

    Tak ada yang “terlalu indah untuk jadi kenyataan”

    Saat segalanya mulai membaik, rasa takut sering muncul lagi dalam bentuk lain: “Bagaimana kalau ini terlalu indah untuk jadi kenyataan?”, “Bagaimana kalau semuanya runtuh?” Penulis mengaku bahwa saat karier, hubungan, dan kehamilannya berjalan baik, satu komentar teman tetap menjerumuskannya ke kecemasan.

    Keyakinan bahwa “hal baik tak bertahan lama” itu sendiri adalah penghalang. Cara menghadapinya:

    1. Akui bahwa pikiran itu muncul
    2. Lihat dari mana asalnya, seperti masa kecil atau kekecewaan masa lalu
    3. Pilih lagi, tegaskan bahwa kamu layak terus mendapatkan hal-hal indah
    4. Jaga getaran tetap tinggi dengan rasa syukur, agar keraguan tak menarikmu turun di skala emosi

    Kesimpulan buku ini: berhentilah memaksa, belajarlah melepaskan, terus rasakan hal baik dan terus berlatih, maka hidup idealmu akan terwujud pada waktu yang tepat.

    Pendapat Shang

    Segera hadir

    Ringkasan buku lainnya

    • Super Attractor 11 個重點摘要(Blinkist)
    • Super Attractor 書摘與評析(Four Minute Books)
    • Super Attractor 完整摘要(Shortform)
    Sampul adalah desain orisinal, bukan sampul asli dari penerbit

    Leave a bottle

    Share your thoughts! You might meet voyagers who think just like you.

    I want to recommend this book to another voyager
    My rating Drag to choose 0.0 – 5.0
    4.0
    Sail to Tasmania to visit the Tasmanian Waratah

    Daftar sebagai pelayar untuk membuka botol-botol ini.

    0 botol

    ▇▇▇▇▇ ▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇▇

    ▇▇▇▇ ▇▇▇▇▇▇ ▇▇▇

    Shang

    Shang

    Buku-buku Shang

    Panduan Pelayar

    Dunia ini

    Lautan Buku punya 16 pulau nyata, satu untuk setiap topik. Setiap bangunan di pulau adalah sebuah buku.

    Yang bisa kamu lakukan sekarang

    • Ketuk pulau di peta untuk naik ke darat
    • Ketuk bangunan untuk membaca catatan tentang buku itu
    • Temui Shang di Pondok Sang Pencerita

    Segera hadir

    • Bab 2: daftar sebagai pelayar, layarkan kapalmu, kumpulkan lencana bangunan, kirim pesan dalam botol
    • Bab 3: kerang, pasar pelabuhan, menyingkap kabut, peringkat
    • Bab 4: obrolan pribadi dengan pelayar lain

    Simbol

    Ganti bahasa

    Pendaftaran Pondok Sang Pencerita

    Sebelum berlayar, Shang akan mendaftarkan kapalmu.

    Buku Log

    Kotak Masuk

    Peringkat

    Buku Log

    Tinjau botol

    Shang

    書海 Apsû

    回海圖